Alumni SI Teknik Mesin ITPLN, Silvia D Anggreny. Foto: ist.
KOSADATA — Seorang perempuan muda lulusan Institut Teknologi PLN (ITPLN) menjadi bagian kunci dalam keberhasilan operasi komersial Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Bone Bolango berkapasitas 9,9 megawatt (MW) di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Silvia D Anggreny, alumni S1 Teknik Mesin ITPLN asal Palu, Sulawesi Tengah. Silvia terlibat sejak fase pembangunan hingga komisioning proyek PLTMH Bone 1 Suwawa Timur, dan kini bertugas memastikan pembangkit beroperasi andal di wilayah dengan akses terbatas di pinggir hutan Sewawa Timur.
"Bukan hanya soal teknis, tapi bagaimana memastikan listrik ini benar-benar sampai dan bermanfaat bagi masyarakat," kata Silvia dalam keterangan tertulisnya yang diterima pada Selasa, 21 April 2026
Proyek PLTM Bone Bolango sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, namun akhirnya berhasil dirampungkan hingga mencapai tahap Commercial Operation Date (CoD).
Silvia menyebut pencapaian ini sebagai bukti komitmen tim dalam menjaga standar teknis, keselamatan kerja, dan tata kelola lingkungan.
"Kami bangga dapat turut serta menuntaskan proyek IPP PLTM Bone Bolango hingga tahap operasi komersial," ucap perempuan kelahiran 17 April 2001 itu.
Dalam kesehariannya, Silvia bertanggung jawab menjaga performa mesin dan sistem pembangkit agar tetap optimal, termasuk terlibat dalam proses trooubleshooting saat terjadi gangguan. Proyek ini turut menekankan transfer pengetahuan kepada tenaga lokal sebagai bagian dari penguatan kapasitas SDM.
"Kolaborasi SDM unggul dan pembinaan berkelanjutan memastikan pembangunan pembangkit berjalan tepat waktu dan berkualitas," kata Silvia.
Proyek ini merupakan bagian dari sinergi antara pengembang, tim operasional, dan PT PLN (Persero). Kehadiran Silvia di sektor yang masih didominasi laki-laki dinilai menjadi simbol semangat baru perempuan di bidang energi, khususnya dalam momentum Hari Kartini.
"Ini bukan hanya
Comments 0