Respon Kasus Bangunan Ponpes Roboh, PSI Dorong Pemerintah Bentuk Lembaga Pengawas Bangunan

Restu Hanif
Oct 06, 2025

Ketua Harian PSI Ahmad Ali. Foto: ist.

KOSADATA — Ketua harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali mendorong pemerintah untuk membentuk lembaga khusus yang bertugas untuk mengawasi bangunan berkaca. Usul ini dicetuskan pasca terjadinya kasus robohnya Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

"Kasus di Sidoarjo besar kemungkinan karena konstruksinya bermasalah. Makanya ke depan, perlu ada sertifikasi untuk bangunan dan lembaga ini ditempatkan di setiap kabupaten atau kota tujuannya agar tidak ada lagi kasus seperti di Sidoarjo," kata Ahmad Ali dalam siaran pers resmi dikutip dari Antara pada Senin, 6 Oktober 2025.

Ali menjelaskan lembaga tersebut nantinya akan menjalankan tugas pemeriksaan dan memastikan bangunan layak dari sisi konstruksi, sehingga pemerintah dapat menentukan bangunan mana yang tidak ataupun belum memenuhi standar tertentu.

Ali juga mengaku prihatin atas kejadian robohnya bangunan ponpes tersebut dan mengucapkan belasungkawa atas 49 orang yang menjadi korban jiwa dalam insiden tersebut.

"Kami prihatin dengan apa yang terjadi di Al Khoziny. Semoga pihak yang terdampak terutama keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan," ucapnya.

Ali menjelaskan disaat seperti ini rasa solidaritas antar sesama harus diperkuat dengan cara membantu proses evakuasi serta rehabilitasi keluarga korban.

Bagi Ali selain bantuan material, pendampingan psikologi juga perlu diberikan kepada korban dan keluarga.

"Ada beban psikologis yang mereka tanggung. Mereka pasti mengalami trauma berat. Sehingga penyelesaiannya bukan sekadar ngasih materi tapi juga pendampingan psikologis," ungkapnya.***

Update terus berita terkini KOSADATA di Google News.

Related Post

Post a Comment

Comments 0