Memikul Selendang Mayang, Bertahan di Kota Global
Kini, Es selandang mayang sudah jarang ditemui di Ibukota. Hanya beberapa pusat kebudayaan dan tempat wisata saja yang menyajikan pelepas dahaga nan nikmat itu. Seperti di kawasan Setu Babakan, Jakarta Selatan.
Bertahan Hidup dengan Kue Sengkulun Khas Betawi
Sebenarnya, di beberapa daerah Indonesia juga mengakui keberadaan kue sengkulun. Di Jepara, kue ini dikenal sebagai sengkolon, di Palembang disebut kue jando berias, dan di Bangka populer dengan nama sangkolun.
Es Selendang Mayang, Minuman Khas Betawi yang Dilestarikan Pendatang
Meski bukan orang Betawi, Udin—sapaan akrabnya—mewarisi keterampilan membuat es Selendang Mayang dari seorang warga Betawi, almarhum Bang Mi’an.
Nasi Uduk Pasar Thomas, Kuliner Legendaris yang Selalu Diburu Saat Ramadan
Warung seperti Nasi Uduk Pasar Thomas menjadi bukti bahwa kuliner tradisional masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat
Lebaran Betawi 2025 Bakal Digelar Wow: Pesta Budaya, Ajang Persatuan
Riano P. Ahmad, Ketua Umum Bamus Betawi sekaligus Pengarah Panitia, menegaskan makna inklusivitas dari hajatan budaya ini.
Kenakan Jas Demang Betawi, Rano Karno Melenggang di Karpet Merah Cannes
Kehadiran Rano di Cannes menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong pengembangan industri kreatif, khususnya perfilman, ke panggung global
Gambang Kromong Menyapa Pagi Jakarta di Car Free Day, Cara Baru Majukan Budaya Betawi
Di pelataran kawasan Sudirman-Thamrin, sebuah kelompok kesenian tradisional Betawi, Gambang Kromong, tampil membawakan lagu-lagu lawas di Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu (1/6/2025).
Dewan Dorong Bazar Kuliner Betawi di Perkantoran, Ondel-Ondel Wajib Hadir!
Heri Kustanto, mengatakan bahwa pelestarian budaya Betawi penting dilakukan sebagai bagian dari menjaga identitas dan keberlanjutan warisan budaya lokal
Usung Kearifan Lokal, Ongen Desak Rumah Dinas Wajib Pakai Ornamen Betawi
Ongen menegaskan bahwa pelestarian budaya lokal tidak hanya cukup melalui kegiatan seremonial atau program kebudayaan semata, melainkan harus hadir dalam wujud nyata di ruang-ruang publik