Foto: ist
KOSADATA — Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Angkasa Nusantara Indonesia menggandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menyiapkan tenaga kerja di sektor transportasi. Melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan KAI Service, lembaga ini membuka jalan bagi lulusannya untuk terjun langsung ke dunia kerja.
Direktur LKP Angkasa Nusantara Indonesia, Sirojul Munir, mengatakan kerja sama ini menjadi pintu bagi lulusan kursus agar bisa terserap di industri. “Kami berkomitmen melatih peserta didik sesuai standar industri sehingga setelah pelatihan langsung terserap kerja,” ujar Sirojul Munir dalam keterangannya, Rabu, 30 September 2025.
KAI Service membuka peluang kerja bagi 1.100 peserta didik dari 12 lembaga pelatihan, termasuk dari LKP Angkasa Nusantara Indonesia. Posisi yang tersedia ialah pramugara dan pramugari kereta (train attendant). Dari Sidoarjo, sebanyak 50 peserta sudah mengikuti seleksi dan pelatihan.
Pelatihan berlangsung selama delapan bulan, terdiri atas lima bulan pembekalan teori dan tiga bulan magang. Materi yang diberikan meliputi hospitality, grooming, penguasaan bahasa asing, hingga penguatan budaya kerja KAI. “Instruktur berasal langsung dari industri agar kompetensi yang didapat sesuai kebutuhan,” kata Sirojul.
Vice President Corporate Secretary KAI Service, Rachman Firhan, menegaskan kerja sama ini penting untuk menjaga mutu pelayanan. “Kami ingin memperoleh talenta terbaik, terlatih, dan profesional. Kolaborasi dengan satuan pendidikan jadi langkah strategis,” ucapnya.
Kerja sama ini menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi tak hanya lahir dari kampus, melainkan juga dari kursus dan pelatihan. Keterhubungan erat antara LKP dan dunia industri diyakini dapat mempercepat ketersediaan tenaga kerja profesional di sektor transportasi.***
Update terus berita terbaru KOSADATA di Google News.
Comments 0