Ternyata Ini Ciri Orang Mukmin Paling Cerdas Menurut Nabi SAW

Ida Farida
Jul 30, 2025

Pendakwah, Ustadz Khalid Basalamah. Foto: ist

KOSADATA — Pendakwah, Ustadz Khalid Basalamah mengingatkan umat Muslim tentang definisi kecerdasan menurut Nabi Muhammad SAW. Pesan tersebut dinilai relevan di tengah derasnya arus modernitas yang kerap mendefinisikan kecerdasan sebatas pada kemampuan akademik atau pencapaian duniawi.

 

“Rasulullah SAW pernah ditanya, siapa orang mukmin yang paling afdhal (utama)? Beliau menjawab, ahsanuhum khuluqa, yakni yang paling baik akhlaknya,” ujar Khalid Basalamah dalam akun YouTubenya, dikutip Rabu, 30 Juli 2025.

 

Ia menegaskan, orang yang pemaaf, dermawan, dan berakhlak mulia adalah mukmin yang paling utama. Namun, lanjut Khalid, Nabi SAW juga ditanya siapa mukmin yang paling cerdas

 

“Beliau menjawab, aktsaruhum lil-mauti dzikra wa ahsanuhum lima ba’dahu isti’dadan, yaitu yang paling banyak mengingat kematian dan paling siap menghadapinya,” kata Khalid mengutip hadis tersebut.

 

Menurutnya, kecerdasan sejati bukan diukur dari kepintaran otak atau gelar akademik, tetapi dari kesadaran bahwa hidup ini fana. 

 

“Orang yang cerdas itu menjadikan kematian sebagai pengingat. Ke mana pun dia pergi, apa pun yang dilakukan, dia selalu berpikir apakah ini mendatangkan kebaikan atau justru merugikan di akhirat,” tambahnya.

 

Pesan ini, kata Khalid, seharusnya menjadi pengingat bahwa kematian bukan sekadar akhir kehidupan, melainkan pintu menuju kehidupan berikutnya. 

 

“Mereka yang paling banyak mempersiapkan bekal amal baik adalah orang paling cerdas di mata Nabi SAW,” tuturnya menutup kajian.

 

Pesan sederhana itu kembali menggema di tengah masyarakat yang semakin sibuk mengejar ambisi duniawi. Khalid Basalamah mengingatkan, kesadaran akan kematian seharusnya menjadi “supir” yang mengarahkan setiap langkah umat Muslim agar tetap berada di jalan yang diridhai Allah SWT.***

Related Post

Post a Comment

Comments 0