Ikuti Arahan Heru, BPS DKI Lakukan Penelusuran Warga Miskin Ekstrem

Sani Ichsan
Feb 15, 2023

KOSADATA - Kepala Bagian Umum Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta, Suryana menyampaikan, pihaknya saat ini sedang melakukan penulusuran keluarga Miskin Ekstrem seperti yang diminta oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.

"Saat ini kami juga melakukan penelusuran keluarga Miskin Ekstrem atas arahan Pj. Gub. Kami sudah bersurat ke Biro Pemerintahan untuk kegiatan ini," ujar Suryana saat dihubungi di Jakarta, Rabu (15/2/2023).

Sebelumnya, aktivis Peduli Jakarta melakukan kegiatan penelitian di dua wilayah yakni Kampung Apung, Jakarta Barat dan kawasan Nelayan, Cilincing Jakarta Utara dimana dalam penelitian tersebut diungkapkan tidak adanya warga dengan kategori Miskin Ekstrem.

BPS DKI, kata Suryana, bersama dengan semua unsur terkait sedang melakukan penyesuaian data. Salah satunya, dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta.

"Kami sedang memanfaatkan berbagai sumber data untuk penajaman pensasaran Miskin Ekstrem baik dengan Data DTKS, P3KE, Data Carik dan Dukcapil," ungkapnya.

Lebih lanjut Suryana menuturkan, saat ini BPS sedang mengolah Data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) yang akan dibagipakaikan dengan sumber data mikro yang telah dimiliki Pemprov DKI Jakarta. Namun, lanjut Suryana, pemanfaatan Data Regsosek ini diagendakan pada Semester II 2023. 

"Untuk mengisi kekosongan data pensasaran Miskin Ekstrem saat ini masih menggunakan data P3KE. Khusus DKI Jakarta data P3KE ini bersumber dari data Carik Jakarta," tegasnya.

Sementara itu, terkait sumber data 0,89 persen penduduk Jakarta masuk kategori Miskin Ekstrem yang disampaikan beberapa waktu lalu, Suryana menyebutkan bahwa data itu merupakan estimasi data yang di peroleh dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).

"0,89 persen itu angka estimasi yang bersumber


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0