|

Incar Juara Umum, DKI Jakarta Berusaha Loloskan Banyak Atlet Berlaga di PON XXI Aceh-Sumut

Potan Ahmad
May 02, 2023
0
1 minute

KOSADATA - Kontingen DKI Jakarta terus melakukan persiapan menuju babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh – Sumatera Utara.

Semua cabang olahraga sudah melakukan program latihan sesuai dengan perencanaan, termasuk training camp, try out, mapun penggunan pelatih asing.

Hal ini disampaikan Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Dr Hidayat Humaid MPd dalam acara press gathering di Gedung KONI DKI Jakarta, Jl Tanah Abang I Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2023). 

Hadir sebagai pembicara pada kegiatan tersebut, selain Ketua Umum KONI DKI adalah Wakil Ketua Umum II Gde Sardjana dan Wakil Ketua Umum III Facthul Anas dengan moderator Syaiful Jihad.

“Babak kualifikasi atau Pra PON itu adalah pintu masuk bagi atlet untuk bisa tampil di PON Aceh-Sumut 2023. Target kita adalah meloloskan atlet sebanyak mungkin dengan peringkat terbaik di setiap cabor,” kata Hidayat Humaid.

Seperti diketahui, babak prakualifikasi PON adalah syarat kontingen daerah, termasuk DKI untuk mengikuti multi-event empat tahunan yang akan dilangsungkan di Aceh dan Sumatera Utara, pada tahun 2024.

Dijadwalkan akan ada 1033 nomor pertandingan dengan 83 disiplin cabang olahraga (cabor).

Hidayat mengatakan, dengan meloloskan banyak atlet, tentu akan membuka lebar kesempatan kontingen DKI untuk memperoleh medali emas dan merebut gelar juara umum.

Untuk memuluskan langkah KONI DKI dalam meloloskan atletnya secara beriringan dengan nomor pertandingan, Bidang Binpres telah merancang sejumlah agenda di tahun 2023.

“Salah satunya kita mau tak mau mendatangkan pelatih asing di cabang tertentu agar prestasinya bisa terdongkrak. Kalau cabor tersebut kita anggap sudah kuat, kita tetap memakai pelatih lokal,” ujar Hidayat.

Ia menegaskan target tersebut bisa tercapai dengan program latihan yang baik dan terukur. Minimal perinkat 4 untuk cabor beregu, dan bisa saja peringkat 5 dan 6 untuk cabor perorangan dengan melihat petensi atlet tertentu.

“Secara umum KONI DKI sudah mempelatdakan atlet sejak Juni 2022 untuk cabor perorangan, dan mulai awal Januari 2023 sudah lengkap dengan cabor beregu atau tim,” lanjut Hidayat Humaid.

Hidayat juga menyebutkan, sebagian atlet DKI Jakarta juga sudah lolos babak kualifikasi, terutama mereka yang berada di Pelatnas dan memperkuat kontingen Indonesia di SEA Games Kamboja yang mulai bergulir 5 – 17 Mei 2023.

“Bahkan hal yang menggembirakan bagi kita, baru saja atlet senam artistik DKI Rifda Irfanaluthfi meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2023 di Jerman,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum III Facthul Anas menegaskan, pentingnya kerja sama antara KONI Provinsi DKI dan wartawan peliput olahraga. Baik yang dari unit SIWO PWI Jaya maupun dari wartawan Balaikota.

“Kami mengharapkan support dari wartawan untuk bekerja sama memajukan olahraga DKI Jakarta. Kerja sama itu bisa dijalin dalam bentuk sport intelijen,” kata Anas.

Dikatakan, target besar DKI pada PON adalah juara umum. Untuk itu, kita perlu mengukur kekuatan lawan yang menjadi kompetitor kuat di PON, seperti Jawa Barat dan Jawa Timur.

“Tentu saja bukan hanya DKI yang melakukan hal ini. Para pesaing pun akan melakukan hal yang sama untuk mencari kelebihan dan kekurangan lawan yang akan dihadapi,” lanjut Anas. 

Related Post

Post a Comment

Comments 0

Trending Post