Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat menyampaikan sambutannya pada agenda 'Merdeka dari Kegelapan" di Desa Winebetan, Kecamatan Langowan Selatan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara pada Rabu (29/10)
KOSADATA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) menyalurkan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) kepada 112 keluarga prasejahtera di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara sebagai salah satu bagian dari Program Strategis "Merdeka dari Kegelapan".
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang turut menghadiri acara tersebut mengatakan bahwa langkah ini sangat pentinv ntuk memastikan kehadiran negara dalam mewujudkan keadilan energi di seluruh pelosok Tanah Air.
“Sekali lagi saya perintahkan, agar 2029 sampai 2030, semua desa, semua kelurahan, sudah harus ada listrik. Tidak boleh lagi kita biarkan anak-anak kita. Masa depan bangsa, tidak merasakan fasilitas yang layak untuk mereka bisa sekolah baik, bisa kesehatan baik, ya kemudian bisa ekonominya baik. Agar nelayan yang bisa juga menangkap ikan dan hasilnya bisa terjaga dan bisa dijual dengan harga yang baik," kata Bahlil dalam siaran pers resmi yang diterima pada Kamis, 30 Oktober 2025 di Jakarta.
Bahlil juga menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran pendukung sebagai langkah untuk mendukung realisasi dari program ini.
Untuk itu, dirinya meminta kepada pihak-pihak terkait untuk bekerja secara maksimal agar seluruh masyarakat Indonesia menikmati akses listrik.
“Maka dalam momen kesempatan yang berbahagia ini, saya meminta kepada Dirjen EBTKE dan Dirjen Listrik dan PLN. Anggarannya sudah ada. Saya minta prioritaskan semua daerah-daerah 3T. Selesaikan dulu," ucapnya.
Untuk itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo memastikan bahwa PLN berkomitmen untuk mendukung penuh program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang diinisiasi Kementerian ESDM sebagai wujud pemerataan akses energi dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Bapak Presiden Prabowo
Comments 0