Menko AHY turut serta menyerahkan kunci Rusunawa untuk warga kolong tol di Jakarta. Foto: PPID Jakarta
"Sebelumnya, selama 10 tahun saya dan keluarga tinggal di kawasan sempit, satu petak yang dihuni lebih dari satu KK. Alhamdulillah, saat ini mendapatkan hunian layak di Rusunawa. Kami berterima kasih sekali karena tempatnya layak, bersih, nyaman, dan memiliki masa depan yang baik," ungkap Neti.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah meninjau ke dua lokasi kolong jalan layang tol di Kelurahan Jelambar Baru, Jakarta Barat, dan kolong jembatan di Kelurahan Cideng, Jakarta Pusat. Secara total, sbanyak 1.030 Kepala Keluarga (KK) dari sepuluh kelurahan yang ada di lima wilayah kota administrasi, akan dipindahkan ke 18 lokasi Rusunawa yang tersebar di wilayah Jakarta.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan dan pendapatan warga setelah menempati Rusunawa. Untuk itu, di Rusunawa tersebut akan dilaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan, pemberian bantuan natura dan peralatan, serta pemberian akses berusaha/bekerja dari instansi terkait, antara lain Dinas Sosial, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM), Dinas Tenaga Kerja Provinsi DKI Jakarta dan pihak yayasan/swasta lainnya melaui kegiatan tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility/CSR).***
Comments 0