|

Serahkan Berkas Bacalon DPD ke KPUD DKI, Sylviana Murni Maju Lagi di Pemilu 2024

Eka Putri
Jan 23, 2023
0
1 minute

KOSADATA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI bernama lengkap Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, S.H., MSi mendatangi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta guna menyerahkan berkas persyaratan bakal calon anggota DPD RI pada Pemilu 2024 mendatang di daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta.

Sylviana Murni tiba di kantor KPUD DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya, Gambir, Jakarta Pusat pada Minggu (22/10) malam didampingi oleh sejumlah tim.

“Saya menyerahkan berkas persyaratan bakal calon anggota DPD RI. Dan ini merupakan komitmen saya untuk mengikuti dan menaati seluruh mekanisme Pemilu 2024 yang sudah ditetapkan KPU. Saya maju lagi tentu karena tekad dan motivasi saya untuk berkhidmat dan berjuang bagi kemajuan Jakarta,” ujar Sylviana Murni dalam keterangan Persnya, Senin (23/1/2023).

Lebih lanjut Sylviana Murni menyampaikan, dengan kerja kolektif yang dilakukan oleh seluruh timnya, Ia berhasil mendapatkan dukungan dari masyarakat di semua kelurahan di DKI Jakarta. Sylviana berharap, seiring perjalanan nanti, gelombang dukungan terhadap dirinya terus menguat.

“Alhamdulillah ini Amanah dari masyarakat yang harus selalu saya jaga dan perjuangkan. Saya selalu ingat pesan dari orang tua bahwa Khairunnas ‘Anfa’uhum Linnas, Sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya. Insya Allah perjuangan ini bermanfaat untuk kita semua, Aamiin,” katanya.

Tokoh Perempuan yang kini menjabat Ketua Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) DPD RI ini berharap, Pemilu 2024 yang akan datang bisa melahirkan pemimpin dan wakil rakyat yang punya kemauan dan kemampuan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Sebagai senator yang berpengalaman menjadi pimpinan pada beberapa alat kelengkapan dewan, Sylviana Murni merasa bahwa dirinya punya tanggung jawab untuk terus memperjuangkan kepentingan kepentingan daerah baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya merasa bahwa ini Amanah dan tanggung jawab sehingga saya harus terus bergerak. Bayangkan dalam sehari agenda saya bisa sampai delapan titik untuk terus berkomukasi dengan masyarakat, dengan Pemprov DKI dan dengan semua unsur agar harapan kita Jakarta bisa lebih maju, bahkan di tingkat dunia,” sebutnya.

“Doa saya selalu Rabbi Anzilni Munzalan Mubarokan wa Anta Khairun Munzilin. Ya Allah tempatkan aku pada tempat yang penuh berkah karena Engkau maha sebaik-baik pemberi tempat. Sehingga dengan begitu saya lurus saja tidak neko-neko karena kedudukan dan jabatan ini adalah juga jawaban dan Amanah dari Allah SWT,” sambungnya.

Sebagai informasi, Sylviana Murni merupakan birokrat yang lama berkarir di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sylviana Murni selama 31 tahun telah mengabdi dengan mengikuti 7 Gubernur serta diamanahi 11 Jabatan.

Sylviana Murni pernah menduduki berbagai jabatan penting selama berada di lingkup Pemprov DKI. Diantaranya; Kepala Biro, Kepala Disdukcapil DKI, Kepala Dinas Pendidikan DKI, Walikota Jakarta Pusat, Asisten Pemerintahan Plt. Walikota Jakarta Barat, Plt BKD DKI, Plt Sekwan, Plt. Kasatpol PP, Deputi Gubernur DKI dan mantan Anggota DPRD DKI Jakarta Periode 1997-1999.

“Pada prinsipnya saya ingin bersyukur terhadap berbagai nikmat yang sudah Allah, Tuhan Yang Maha Esa berikan. Caranya bagaimana? Ya saya harus terus bermanfaat buat banyak orang, buat masyarakat Jakarta yang sudah menjadi bagian terpenting dalam perjalanan hidup saya. Terpenting lagi, mohon doa restu semoga apa yang saya perjuangkan menjadi catatan kebaikan di akhirat kelak. Dan, Ayo berjuang Bersama menuju Indoenesia maju,” tandasnya.

Untuk diketahui, dari semua anggota DPD RI, hanya Sylviana Murni yang konsisten membuat laporan kegiatan bulanan berupa jurnal dengan konsep hard cover dan disebar ke berbagai perpustakaan swasta maupun pemerintah. Jurnal tersebut juga disajikan dalam bentuk digital guna memudahkan masyarakat agar mengetahui kinerjanya sela menjadi Senator.

“Sebagai pertanggung jawaban saya dan merupakan bentuk akuntabilitas, setiap bulan sejak dilantik Oktober 2019 lalu sampai saat ini saya selalu buatkan jurnal Laporan Pertanggung Jawaban secara tertulis, terbuku-kan dan terarsipkan dengan baik," sebutnya.

"Dokumen pertanggung jawaban saya bisa dilihat dan dibaca di berbagai perpustakaan. Baik secara fisik, maupun perpustakaan digital atau e-library di Perpustakaan Jakarta, Kementerian dan lain lain,” pungkasnya.

Related Post

Post a Comment

Comments 0

Trending Post

Latest News