Sindir Atribut Partai di Jalanan, Peneliti BRIN: Kerja Itu Bukan pas Mau Pemilu

Bambang Widodo
Feb 25, 2023

KOSADATA - Peneliti Pusat Politik Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Donna Sweinstani menyindir pemasangan atribut partai politik mendekati waktu Pemilu 2024 di jalanan. Menurutnya baliho, spanduk dan bendera partai politik yang bertebaran di jalan harus mendapat perhatian khusus dari KPU dan Bawaslu.

Donna berpendapat partai politik peserta Pemilu 2024 seharusnya tidak perlu memasang baliho, spanduk dan bendera jika sudah mempersiapkan keikut sertaannya jauh hari sebelum tahun politik.

"Parpol kalau mau dikenal harusnya dari dulu, kemarin-kemarin ke mana? Tidak hanya warna-warna saja, merah, kuning, biru. Harusnya masyarakat sudah tau itu. Makanya harus setiap hari bekerjanya, bukan cuma pas mau pemilu aja," kata Donna dalam kegiatan diskusi media dengan topik Sosialisasi Partai Politik Menuju Pemilu 2024' di kantor KPU, Jumat (24/2/2023).

Donna mengatakan fenomena baliho, spanduk dan bendera partai politik bertebaran di sudut-sudut jalan mengindikasikan adanya ketidaksiapan peserta Pemilu 2024. Lebih parahnya, masih kata Donna partai politik hanya ingin sekedar ikut dalam Pemilu tanpa memiliki tujuan jelas.

"Mereka kelimpungan pasang bendera segala macem karena mereka tidak terlembaga dengan baik. Kalau terlembaga dengan bagus mau pemilu besok juga siap. Ketika konstituen sudah dibangun kokoh, solid mereka tidak akan seperti ini," ujarnya.

Lebih lanjut dia menegaskan bahwa Pemilu bukanlah ajang pencarian bakat. Oleh karena itu peserta pemilu dituntut untuk merubah pola lama yang mengandalkan momentun sesaat seperti halnya memberikan panggung hiburan kepada masyarakat saat masa kampanye.

"Pemilu tidak seperti talent show yang divoting saat itu juga, tapi pemilu itu harus dipelihara dengan baik," pungkasnya. ***

Post a Comment

Comments 0