Tips Agar Tidak Termakan Hoaks Ala Menteri Kominfo

Abdillah Balfast
Feb 05, 2024

Menkominfo Budi Arie

KOSADATA - Konten hoaks masih masih merajalela di media sosial jelang Pemilu 2024. Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie Setiadi pun membagikan tips agar masyarakat tidak termakan hoaks.

Dalam acara Literasi Digital Pemilu Damai Makassar baru-baru ini, Menteri Kominfo menekankan agar masyarakat mengikuti panduan BAS!. Ini merupakan akronim dari Baca Informasi dengan hati-hati, Ayo cek kebenaran informasi, dan Stop informasi bohong mengandung SARA.

Menteri Budi Arie menyontohkan salah satu konten hoaks yang memuat informasi tidak benar telah diidentifikasi Tim AIS Kominfo. Konten berupa unggahan video pada tanggal 17 Januari 2024 yang mengklaim penemuan kotak suara ganda di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

“Jika tidak ada kehati-hatian, netizen pun dengan mudah termakan tipuan hoaks tersebut bahkan ikut menyebarkan informasi palsu itu. Inilah salah satu contoh bagaimana temuan hoaks bisa menjadi mendelegitimasi kepercayaan masyarakat pada institusi penyelenggaraan Pemilu,” ungkapnya dikutip pada Senin (5/2/2024).

Menteri Kominfo menyebut pihaknya terus melakukan pemantauan konten yang tersebar di internet untuk menangkal berita hoaks. Menurutnya, Tim AIS mengidentifikasi manakala ada peredaran segala jenis berita hoaks, disinformasi, misinformasi maupun malinformasi serta ujaran kebencian di media sosial. 

“Jelang Pemilu ini banyak berseliweran info-info berita palsu. Namun hoaks itu tidak bertahan lama, sebab kami langsung melakukan take down secara adat digital dalam 1×24 jam karena kami mempunyai patroli siber dengan menggunakan mesin crawling,” jelas Menkominfo Budi Arie.

Menteri Budi Arie juga mengingatkan agar masyarakat tidak membagikan informasi hoaks atau yang melanggar peraturan perundang-undangan. 

“Saya mengimbau


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0