Deklarasi dukungan PBB untuk Prabowo Dinilai merugikan Ganjar dan Anies. Foto: FB Prabowo Subianto
KOSADATA - Peluang Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra, Prabowo Subianto memenangkan kontestasi Pilpres 2024 semakin terbuka lebar. Teranyar, Gerindra mendapat dukungan dari Partai Bulan Bintang (PBB) yang dinakhodai Yusril Ihza Mehandra yang menyatakan dukungan resmi kepada Prabowo sebagai bakal Capres.
Pengamat politik Yusak Farchan menilai meskipun PBB tidak memiliki kekuatan di dalam parlemen, tetapi sosok Yusril menjadi pembeda serta ancaman bagi koalisi lainnya. Memiliki segudang pengalaman dalam dunia politik, sang maestro akan kembali memainkan perannya dalam membatu Prabowo Subianto merebut singgasana.
"Ketokohan dan kapasitas Yusril akan banyak membantu Prabowo. Paling tidak Partai Bulan Bintang (PBB) bisaengimbangi dukungan kelompok Islam kanan yang sebagian tersedot ke Anies," kata Yusak saat dihubungi di Jakarta, Selasa (1/8/2023).
Yusak berpendapat setelah mendapatkan dukungan dari PBB daya tarik Prabowo Subianto di mata partai politik peserta pemilu semakin kuat. Maka wajar kiranya PKN yang dipimpin Anas Urbaningrum, Partai Gelora di bawah instruksi Anis Matta, PAN, Partai Garuda dan PSI ikut tertarik merapat dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
"Momen dukungan PBB kepada Prabowo menandai bahwa Prabowo semakin memiliki magnet elektoral bagi partai lain untuk bergabung," ujarnya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan sejatinya Prabowo yang lebih dulu membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bersama Ketum PKB Muhaimin Iskandar, bakal menjadi lawan berat dua bacapres lainnya, terutama Ganjar Pranowo.
"Ganjar jelas dirugikan jika parpol-parpol tersebut bergabung ke Prabowo. Termasuk Anies juga akan mengalami defisit dukungan dengan bergabungnya parpol-parpol tersebut ke Prabowo," pungkasnya.***
Comments 0