Foto: ist
Kementerian PANRB, lanjutnya, terus mendorong ekosistem kerja yang mendukung perempuan ASN untuk tumbuh dan memimpin. Kebijakan seperti fleksibilitas kerja, rekrutmen dan pengembangan karier nondiskriminatif, serta penguatan nilai-nilai BerAKHLAK menjadi fondasi perubahan budaya birokrasi.
Membangun Birokrasi yang Adil dan Setara
Rini menekankan pentingnya pengarusutamaan gender sebagai strategi pembangunan nasional, sebagaimana diatur dalam Inpres No. 9 Tahun 2000. Pendekatan ini memastikan perspektif gender terintegrasi dalam setiap tahap pembangunan — dari perencanaan hingga evaluasi.
“Tujuannya membangun pembangunan nasional yang berperspektif gender, untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa,” ucapnya.
Bagi Rini, kepemimpinan perempuan adalah manifestasi dari upaya kesetaraan. “Bukan soal seberapa tinggi posisi yang kita raih, tapi seberapa besar manfaat yang kita hadirkan bagi sesama,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Rini juga mengapresiasi Sekolah Garuda Cahaya Rancamaya sebagai inisiatif yang dihadirkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mencetak generasi unggul, termasuk perempuan pemimpin masa depan.
“Saya berharap sekolah ini menjadi kawah candradimuka bagi perempuan Indonesia yang ingin berkontribusi dan memimpin,” pungkasnya.***
Update terus berita terkini KOSADATA di Google News.
Comments 0