Daya Beli Masyarakat Jadi Pondasi UMKM, Bamsoet: Modal Saja Tak Cukup

Yan Aminah
Sep 19, 2025

Foto: ist

unit usaha dan kontribusi 61 persen terhadap PDB, UMKM disebut Bambang sebagai benteng ketahanan bangsa. Namun, kontribusi ekspor UMKM baru sekitar 15–16 persen. Ia menargetkan dalam tiga tahun kontribusi itu naik ke 25–30 persen melalui tim kerja gabungan Kadin–HIPMI.

Bambang mencontohkan sejumlah kisah sukses: kopi arabika Gayo yang ekspornya meningkat ke Eropa dan Timur Tengah, furnitur Jepara yang menembus pasar Amerika dan Jepang, serta modest wear Bandung yang mulai dilirik Timur Tengah.

Namun, ia mengingatkan tren global menuntut produk berkelanjutan. Pasar Eropa dan Amerika makin selektif terhadap produk ramah lingkungan. “Kalau kita bisa satukan Kadin, HIPMI, perbankan, pemerintah, dan marketplace, saya optimis UMKM Indonesia tidak hanya jadi tulang punggung ekonomi nasional. Tetapi juga pilar ekspor yang berdaya saing global,” pungkasnya.***

Update terus berita terkini KOSADATA di Google News.


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0