Di Forum Jepang, Prabowo Ungkap Ambisi 100 GW Energi Surya Dalam Tiga Tahun

Fahmi Wahyudi
Mar 31, 2026

Foto: BPMI

posisi yang nyaman karena kami tidak memiliki musuh,” katanya.

Dalam konteks hubungan bilateral, Prabowo menekankan pentingnya memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Jepang di tengah perubahan lanskap ekonomi global.

Di sisi lain, Presiden juga menyoroti pentingnya reformasi tata kelola pemerintahan. Ia menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.

“Rakyat kita menuntut tata pemerintahan yang baik, tata pemerintahan yang bersih, dan tata pemerintahan yang efisien,” ucapnya.

Transformasi ekonomi, lanjut Prabowo, juga diarahkan pada penguatan nilai tambah melalui industrialisasi. Indonesia tidak lagi ingin bergantung pada ekspor bahan mentah, melainkan mendorong pengolahan dalam negeri.

Selain itu, perlindungan lingkungan menjadi perhatian utama. Pemerintah berkomitmen menjaga hutan dan melakukan reboisasi besar-besaran sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

“Hutan kita harus dilindungi. Hutan-hutan yang telah hancur, kita harus melakukan reboisasi besar-besaran, bukan hanya untuk kebaikan Indonesia tetapi juga untuk kebaikan dunia,” ujarnya.

Forum tersebut menjadi panggung bagi Indonesia untuk menegaskan arah pembangunan nasional yang berfokus pada energi hijau, tata kelola yang lebih baik, industrialisasi, serta penguatan kemitraan global.***

Berita terkini lainnya bisa diikuti melalui kanal Google News KOSADATA.


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0