“Dengan semakin panjangnya ruas tol yang beroperasi, maka minat pemudik dari tahun ke tahun semakin meningkat dan berpotensi menyebabkan lonjakan lalu lintas sehingga masyarakat diimbau untuk selalu memastikan kecukupan saldo sebelum memulai perjalanan agar tidak menyebabkan antrian di gerbang tol,†kata Direktur Operasi III Hutama Karya.
Dia juga mengimbau pemudik agar memastikan fisik dalam kondisi prima sebelum mengemudi dan jika merasa mengantuk atau lelah untuk segera beristirahat di rest area yang telah disediakan untuk mengindari tidur sesaat (microsleep) ketika mengemudi.
Oleh karena itu, Hutama Karya telah menyiapkan 21 rest area dengan fasilitas lengkap di Ruas Bakauheni - Terbanggi Besar dan Ruas Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung dengan kapasitas parkir lebih dari 3000 kendaraan, 1.106 toilet, 659 toilet tambahan, 11 lokasi SPBU, dan enam lokasi SPKLU serta empat rest area sementara di Ruas Pekanbaru – Dumai.
“Microsleep menjadi faktor yang cukup krusial di jalan tol. Utamanya pada dua ruas terpanjang saat memulai perjalanan di JTTS yakni ruas tol Bakter (140km) dan Terpeka (189km),†jelas Koentjoro.***
Comments 0