Anggota Fraksi PAN DPRD Jabar, Enjang Tedi. Foto: Ist
Ia menerangkan bahwa KSE (Kompetensi Sosial Emosional) juga menjadi fokus dalam pembelajaran, dimana siswa akan mengembangkan keterampilan sikap dan nilai-nilai yang diperlukan dalam berinteraksi dengan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar.
“Pembelajaran ini melibatkan pengelolaan diri, kesadaran diri, keterampilan sosial, serta pengambilan keputusan yang bertanggung jawab,”kata Enjang Tedi.
Dengan adanya acara workshop penyusunan modul ajar berdiferensiasi terintegrasi KSE ini, diharapkan para guru bahasa Indonesia di Kabupaten Garut dapat menyampaikan modul ajar bahasa Indonesia yang lebih variatif sesuai dengan potensi dan gaya belajar siswa.
“Modul ini akan memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif bagi siswa,”pungkasnya.
Comments 0