Fosil Diduga 1,8 Juta Tahun Ditemukan di Bumiayu, Lebih Tua dari Sangiran

Fahmi Wahyudi
Apr 08, 2026

Foto: dok.BRIN

KOSADATA - Kawasan situs arkeologi Bumiayu kembali jadi perhatian. Fosil purba ditemukan. Usianya diperkirakan mencapai 1,8 juta tahun. Lebih tua dari temuan di Sangiran.

Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra (OR Arbastra) Badan Riset dan Inovasi Nasional, Herry Yogaswara, mengatakan temuan ini membuka peluang besar untuk mengungkap sejarah manusia purba di Jawa bagian barat.

“Kawasan ini memiliki nilai penting dari berbagai aspek, mulai dari geologi, paleontologi, paleoantropologi, hingga arkeologi,” ujar Herry seperti dilansir laman resmi BRIN, Rabu, 7 April 2026.

Hasil ekskavasi menunjukkan beragam fosil. Mulai dari gajah, kuda nil, buaya, kura-kura, ikan, hingga moluska.

Temuan ini mengindikasikan kawasan tersebut dulunya merupakan lingkungan perairan dangkal. Kemudian berubah menjadi daratan.

Tidak hanya fosil. Peneliti juga menemukan artefak. Berupa alat batu dan tulang. Diduga digunakan manusia purba untuk aktivitas sehari-hari.

Temuan itu memperkuat indikasi keberadaan manusia purba di kawasan tersebut.

Herry menambahkan, penguatan riset dan kolaborasi lintas sektor akan terus dilakukan. Termasuk inovasi dalam diseminasi hasil penelitian.

BRIN menargetkan situs Bumiayu berkembang. Tidak hanya sebagai kawasan unggulan arkeologi. Tetapi juga destinasi edukasi bagi masyarakat luas.***

Berita terkini lainnya bisa diikuti melalui kanal Google News KOSADATA.

Related Post

Post a Comment

Comments 0