Gandeng MKI, ITPLN Cetak Talenta Digital Jawab Peluang Kerja Baru

Restu Hanif
Apr 16, 2026

Rektor ITPLN, Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, M.K., MT., IPU., ASEAN Eng. Foto: ist.

KOSADATA — Institut Teknologi PLN (ITPLN) menggelar Demo Day Technology Incubation Sprint Program 2025 hasil kolaborasi dengan Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI). Acara ini menjadi wadah untuk mendongkrak daya saing dan inovasi mahasiswa di tengah perubahan industri global.

Rektor ITPLN, Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, M.K., MT., IPU., ASEAN Eng., menekankan pentingnya inovasi dan daya saing di era revolusi industri 4.0. Ia menyatakan ITPLN telah mendeklarasikan diri sebagai kampus terapan sekaligus kampus transisi energi.

“Dari sekitar 70 lebih inovator, kini tersaring 10 terbaik. Ini proses yang baik untuk membangun jiwa kompetitif mahasiswa,” kata Iwa pada Kamis, 16 April 2026 di kampus ITPLN, Jakarta.

Menurutnya, perubahan akibat revolusi industri 4.0 tidak terelakkan. Berdasarkan kajian McKinsey, sekitar 24 juta pekerjaan di Indonesia berpotensi hilang akibat otomatisasi, robotisasi, dan digitalisasi. Namun di sisi lain, terbuka peluang 27 juta hingga 40 juta pekerjaan baru, termasuk 10 juta jenis pekerjaan yang saat ini belum ada.

“Peluang itu hanya bisa diisi oleh mereka yang inovatif dan kreatif. Program seperti ini menjadi salah satu upaya mencetak talenta tersebut,” katanya.

Iwa berharap hasil karya mahasiswa tidak berhenti pada tahap presentasi, melainkan dapat dilanjutkan hingga tahap hilirisasi dan menjadi potensi bisnis nyata. Ia juga mengingatkan pentingnya kecepatan beradaptasi agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen teknologi.

“Kalau tidak cepat, kita akan tertinggal. Harapannya, karya-karya ini bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan industri,” tegasnya.

Manajer Bagian Usaha dan Inkubasi Bisnis (BUIB) ITPLN Abdul Haris mengungkapkan tingginya antusiasme mahasiswa. Sebanyak 73 proposal masuk pada tahap awal


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0