Foto: ist.
“ITPLN tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga talenta yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada keberlanjutan,” ujarnya.
Menurut Harris, sinergi antara pemerintah, industri, dan dunia pendidikan menjadi fondasi utama dalam mendorong percepatan transisi energi dan industrialisasi hijau di Indonesia.
Ia berharap ITPLN terus memperkuat perannya sebagai pusat riset dan inovasi energi, sehingga Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga produsen inovasi di sektor energi bersih.
Dalam GHES Goes To Campus, para pembicara membahas prospek energi hidrogen dan perannya dalam ekosistem energi global. Forum ini juga membuka peluang bagi inovator muda melalui ajang Young Scientist Competition.
Turut hadir sejumlah pembicara dalam acara tersebut diantaranya adalah Iwa Garniwa, Nono Darsono, dan Riyan Ahmad Budiman, dengan diskusi yang dipandu oleh Arif Darmawa.***
Update terus berita terkini KOSADATA di Google News.
Comments 0