Komunitas Rescue Masyumi Peduli, Aktivis Alumni ISTN dan Palestina Merdeka menginisiasi nobar dan meet & greet film Hayya 3 Gaza
Hayya 3 Gaza berkisah tentang Abdullah Gaza, anak yatim piatu berusia 8 tahun yang tinggal di panti asuhan setelah ayahnya wafat dalam misi kemanusiaan ke Palestina. Di panti, Gaza bertemu Hayya, remaja perempuan Palestina yang tinggal di Indonesia sejak empat tahun terakhir akibat konflik di negaranya.
Kisah menjadi emosional ketika Gaza diculik oleh ayah kandungnya, Beni (diperankan oleh Husein Alatas), yang hendak menjualnya. Sosok antagonis Beni menjadi sorotan karena karakter yang tragis dan menyayat hati.
Disutradarai oleh Jastis Arimba, film ini adalah bagian ketiga dari trilogi Hayya, hasil kolaborasi dengan Asma Nadia dan Hayati Ayatillah, diproduksi oleh Warna Pictures. Sejumlah tokoh nasional dan organisasi seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut memberikan dukungan. Bahkan Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut film ini sebagai karya penting dalam melawan propaganda genosida saat pemutaran eksklusif pada 27 Mei lalu.
“Meski bertema berat, film ini dikemas sebagai drama keluarga yang menyentuh dan reflektif,” ujar Jastis. “Saya ingin penonton bisa bertanya pada diri sendiri, sejauh mana kita ikut memperjuangkan nasib saudara kita di Palestina.”
Comments 0