Praktisi kesehatan, Ustadz Zaidul Akbar. Foto: ist
KOSADATA — Penceramah sekaligus praktisi kesehatan, Ustadz Zaidul Akbar, menyebut ibadah yang terasa berat justru membawa faedah besar bagi tubuh.
Menurutnya, syariat yang ditetapkan Allah tidak hanya berdampak spiritual, tetapi juga memberi efek langsung pada kesehatan jasmani.
“Makanya ibadah itu semakin susah dikerjakan, entah karena biaya atau rasa malas, justru semakin bagus buat badan. Contoh saja, orang yang shalat malam wajahnya sering bercahaya. Memang tidak mudah, tapi ketika dilakukan, tubuh ikut merasakan manfaatnya,” ujar Ustadz Zaidul Akbar dalam akun YouTubenya, Selasa, 26 Agustus 2025.
Ia menegaskan, setiap ibadah membawa “fitur kesehatan” tersendiri. Haji dan umrah, kata dia, menuntut fisik yang kuat.
Salat menyehatkan tubuh. Puasa, menurutnya, bahkan memberi dampak lebih besar, baik untuk raga maupun jiwa.
“Puasa itu Masya Allah, luar biasa. Allah bukan hanya memperbaiki tubuh, tapi juga jiwa. Kecemasan bisa hilang,” kata dia.
Tak hanya berbicara soal ibadah wajib, Ustadz Zaidul Akbar juga menyinggung praktik puasa daun yang menurutnya bisa menjadi terapi alami anti-penuaan.
Saat berbuka, ia menyarankan mengonsumsi kolagen alami, bukan produk sintetik.
“Kolagen itu ada di sekitar kita. Bisa dari kolang-kaling, tripang, kaldu tulang, ceker ayam, kulit ikan, bahkan cangkang telur. Direbus saja, insya Allah wajah jadi lebih segar,” ucapnya.
Ustadz Zaidul Akbar menegaskan, ibadah bukan sekadar kewajiban spiritual. “Syariat ini Allah turunkan dengan tujuan besar.
Ada efek ke tubuh, ada efek ke jiwa. Jadi kalau sudah naik ke tingkatan berikutnya, ibadah akan menjadi kebutuhan, bukan lagi beban,” kata dia.***
Update terus berita KOSADATA di Google News.
Comments 0