Foto: ist
KOSADATA — Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym, mengingatkan umat Islam agar tidak salah memaknai kekayaan.
Menurutnya, harta berlimpah bukanlah ukuran sejati, sebab dalam pandangan Al-Qur’an, kekayaan hakiki terletak pada hati, jiwa, dan amal saleh.
“Allah disebut Al-Ghoniyy, Maha Kaya, sampai 20 kali dalam Al-Qur’an. Itu menegaskan bahwa hanya Allah yang benar-benar kaya. kekayaan manusia hanyalah titipan, semu, dan sementara,” ujar Aa Gym dilansir dari laman resmi Daarut Tauhiid, Senin, 15 September 2025.
Aa Gym merujuk pada firman Allah dalam surah At-Taubah ayat 28 yang menegaskan janji Allah memberi karunia rezeki, serta surah An-Nur ayat 32 yang menyebut Allah akan memampukan hamba-hamba-Nya meski dalam keadaan miskin.
“Sering kali kita lupa, justru berharap pada manusia yang terlihat kaya. Padahal, rezeki siapa pun tidak mungkin dimiliki tanpa izin Allah Ta’ala,” kata Aa Gym.
Ia mengingatkan, harta tidak ada artinya bila salah digunakan. “Harta yang melimpah bisa sia-sia kalau melalaikan. Sebaliknya, harta sedikit justru bisa bernilai besar jika dibelanjakan di jalan yang benar,” ucapnya.
Karena itu, ia menekankan pentingnya kekayaan hati. “Hati yang dipenuhi dzikir membuat kita merasa cukup. Jiwa yang rendah hati dan suka menolong menjadikan kita mulia. Amal saleh yang terus mengalir itulah kekayaan sejati,” kata Aa Gym.***
Update terus berita terbaru KOSADATA di Google News.
Comments 0