Foto: ist.
KOSADATA — Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya memberikan dukungan penuh kepada Kota Kendari sebagai tuan rumah United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) Executive Bureau Meeting dan Asia Pacific Forum 2026. Forum internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 7–9 Mei 2026.
Dalam audiensi dengan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta pada beberapa waktu lalu, Menteri Ekraf menilai acara tersebut sebagai momentum penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kreatif di kawasan timur Indonesia.
“Kami memberikan apresiasi dan dukungan, karena acara luar biasa ini efektif dapat membawa nama Indonesia ke kancah internasional, sekaligus menjadi momentum penting bagi Kota Kendari untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia,” kata Teuku Riefky dalam keterangan tertulisnya yang diterima pada Senin, 13 April 2026.
Ia menegaskan bahwa forum ini merupakan sarana strategis untuk mendorong ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan baru sekaligus memposisikan Kendari sebagai percontohan bagi kota-kota di Asia Pasifik. Kementerian Ekraf berkomitmen bertindak sebagai akselerator melalui fasilitasi promosi produk lokal dan penguatan ekosistem kreatif.
“Kota Kendari sudah memiliki langkah progresif dengan adanya Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif. Ini adalah bukti komitmen serius pemerintah daerah yang perlu kita dorong bersama agar subsektor seperti kuliner, kriya, fesyen, hingga seni pertunjukan di sana semakin berkembang dan bersaing di pasar global,” tambahnya.
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menyampaikan bahwa kesiapan daerahnya menjadi pusat perhatian Asia Pasifik telah didukung oleh struktur birokrasi yang fokus melalui Dinas Pariwisata
Comments 0