Krisis Global: Indonesia Yakin Stok BBM Aman

Ida Farida
Jan 07, 2026

Foto: ist

KOSADATA — Pemerintah Indonesia menegaskan kondisi stok minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri tetap aman meskipun terjadi eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela, yang berujung pada serangan militer dan penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro serta istrinya, Cilia Flores, oleh pasukan AS pada awal Januari 2026. 

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaeman menyatakan ketegangan geopolitik tersebut diperkirakan tidak berdampak pada pasokan BBM domestik. 

Dalam keterangan resmi, Laode menjelaskan Indonesia tidak mengandalkan impor minyak dari Venezuela sehingga suplai dalam negeri diyakini tetap stabil. 

“Kita sumber crude-nya itu bukan dari sana. Jadi dari wilayah lain. Jadi masih stabil,” ujar Laode dalam keterangannya, Rabu, 7 Januari 2026.

Laode menambahkan pemerintah terus memantau perkembangan situasi global dan menganalisis setiap potensi risiko, meskipun hingga kini belum terlihat adanya gangguan langsung terhadap kebutuhan minyak dan BBM nasional. 

Perkembangan geopolitik yang memanas ini bermula dari operasi militer besar-besaran yang dilakukan AS terhadap Venezuela pada Sabtu (3/1/2026). Menurut laporan internasional, serangan yang dikenal sebagai Operation Absolute Resolve melibatkan pengeboman dan masuknya pasukan AS ke ibu kota Caracas, yang berujung pada penangkapan Maduro dan istrinya serta dipindahkannya keduanya ke Amerika Serikat untuk menghadapi tuduhan hukum. 

Peristiwa ini telah memicu kecaman global dan kekhawatiran soal kedaulatan negara. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyerukan penyelesaian secara damai dan dialog, serta menekankan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil di tengah eskalasi konflik. 

Di sisi lain, keterlibatan Indonesia juga terlihat melalui perusahaan negara. PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Internasional Eksplorasi


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0