Foto: ist.
KOSADATA — Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) melakukan verifikasi lapangan terhadap progres pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Berdasarkan hasil kunjungannya beberapa waktu lalu, pembangunan menunjukkan perkembangan yang cukup baik, meskipun masih terdapat sejumlah kendala teknis yang perlu segera diatasi.
Tenaga Ahli Utama KSP, Armindo Dos Santos Soares menyampaikan bahwa secara umum progres pekerjaan di kedua lokasi berjalan positif, dengan optimisme dari seluruh pihak yang terlibat.
“KSP melihat bahwa progres pekerjaan di kedua lokasi berjalan dengan baik, terlepas dari kendala teknik yang ada. Baik dari pihak Kementerian Pekerjaan Umum maupun penyedia jasa optimis dengan progres pekerjaan yang terjadi,” terang Armindo pada Kamis, 16 April 2026.
Berdasarkan hasil verifikasi, progres pembangunan Sekolah Rakyat di DIY telah mencapai 32,43 persen, sementara di Kabupaten Pati mencapai 28,71 persen. Di lokasi DIY yang berada di Kelurahan Gulurejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, proyek dengan nilai kontrak Rp214,99 miliar telah memasuki tahap konstruksi struktur dan pengembangan kawasan.
KSP mencatat sejumlah temuan positif di lapangan, antara lain ketersediaan alat dan material yang memadai, pekerjaan konstruksi yang berjalan paralel di berbagai zona, serta peningkatan produktivitas tenaga kerja melalui penambahan personel dan penyesuaian manajemen lapangan.
Meski demikian, KSP menekankan perlunya percepatan pekerjaan untuk mengejar deviasi progres yang masih terjadi. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sehingga fasilitas Sekolah Rakyat dapat dimanfaatkan pada awal Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027.
Sebagai bagian dari mandat Perpres No. 17 Tahun 2026, KSP menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pembangunan
Comments 0