Kusananto Saidi
Iskandar juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak jatuh pada lubang yang sama dalam memilih calon kalon Wali Kotanya. Sebab, di dua kepemimpinan sebelumnya, akhir dari jabatan Wali Kota Bekasi itu berujung di jeruji besi karena kasus korupsi.
"Nah yang menarik, kabarnya ada mantan terpidana korupsi kembali maju sebagai calon wali kota. Meski ada putusan MK terkait batas mantan narapidana korupsi yang boleh kembali maju mencalonkan kepala daerah, namun rekam jejaknya sulit terhapus. Masa Kota Bekasi dipimpin mantan narapidana korupsi," katanya.
Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk cerdas memilih calon kepala daerah. "Kita harus liat rekam jejaknya. Pilih sosok atau figur yang minim resistensi hukum dan cacat moral," katanya.
Dan jika dilihat dari petanya, kata dia, Kusnanto sangat berpeluang mendapatkan rekom dari DPP Golkar. "Rekam jejak Kusnanto itu bagus. Dan tidak memiliki resistansi," tutupnya. (***)
Comments 0