Tim Brimob bawa bantuan ke Kampung Tamtaman di Kabupaten Agam. Foto: ist
“Di lokasi ini ada sekitar 1.500 jiwa. Alhamdulillah, kami berhasil menembus 11 titik longsor,” kata Anom.
Ia menegaskan, operasi ini bukan sekadar soal teknis membuka jalan, melainkan wujud nyata kehadiran negara di tengah bencana.
“Ini adalah misi kemanusiaan. Kami akan terus lanjut hingga semua akses pulih dan seluruh bantuan tersalurkan,” katanya.
Sore itu, di Kampung Tamtaman, keheningan mulai berganti dengan bunyi peralatan dapur. Warga kembali memasak. Anak-anak kembali tertawa. Jalan memang baru saja terbuka, tetapi bagi mereka, yang datang sesungguhnya adalah sesuatu yang jauh lebih penting: harapan.***
Berita terkini lainnya bisa diikuti melalui kanal Google News KOSADATA.
Comments 0