Corporate Secretary Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), Dicky Septriadi (kanan). Foto: Humas Pertamina NRE
Kredit karbon ini dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Area Lahendong Unit 5 dan 6 yang dikelola oleh PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), anak perusahaan Pertamina NRE.
Pertamina NRE juga aktif dalam mendukung kesadaran masyarakat dan industri mengenai keberlanjutan lingkungan melalui berbagai kegiatan, termasuk penyelenggaraan acara rendah emisi karbon atau Carbon Neutral Event. Inisiatif ini bertujuan mengedukasi masyarakat untuk menciptakan udara yang lebih bersih dan kehidupan yang lebih ramah lingkungan.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menambahkan bahwa Pertamina Group terus berperan aktif dalam perdagangan karbon sebagai bagian dari komitmennya untuk menjadi perusahaan yang berkelanjutan. Sinergi antara seluruh anak usaha Pertamina dan kolaborasi dengan berbagai institusi serta akademisi akan terus diperkuat untuk mencapai target Net Zero Emission 2060.
"Pertamina mendorong seluruh anak usaha untuk berkolaborasi dalam penurunan emisi karbon, baik di internal Pertamina Group maupun dengan berbagai pihak lainnya, demi mendukung target Net Zero Emission 2060," pungkas Fadjar.
Dengan komitmennya pada transisi energi dan pencapaian SDGs, Pertamina berupaya mendukung target net zero emission 2060 melalui berbagai program yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan. Semua langkah tersebut sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.***
Comments 0