Sulap Limbah Botol Plastik, Mahasiswa UGM Taklukkan 629 Peserta Dunia

Fahmi Wahyudi
Jan 20, 2026

Foto: dok. UGM

KOSADATA — Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) menorehkan prestasi internasional dengan meraih Gold Medal dalam ajang 6th Indonesia International Applied Science Olympiad (I2ASPO) yang digelar pada 18–21 Desember 2025 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM. Tim ini berhasil mengungguli 629 peserta dari 13 negara.

Tim mahasiswa tersebut terdiri dari Pandu Sukma Hastyadi, Samuel Khrisna Wira Waskita, dan Aqila Dziki Muhamad Iqbal dari Program Studi Ilmu Kimia angkatan 2022, serta Billy Natanael dan Muhammad Radithya Akmal Rasheed dari Program Studi Teknik Kimia angkatan 2023. Mereka dibimbing oleh dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM, Fajar Inggit Pambudi, S.Si., M.Sc., Ph.D.

Ketua tim, Pandu Sukma Hastyadi, mengatakan riset mereka berfokus pada pengembangan Carbon Capture Technology (CCT) berbasis limbah botol plastik polyethylene terephthalate (PET) yang diolah menjadi karbon aktif untuk mengadsorpsi gas karbon dioksida (CO₂) di atmosfer. Penelitian ini mengintegrasikan pendekatan komputasi dan eksperimental.

“Inovasi ini menawarkan alternatif teknologi penangkap gas CO₂ yang lebih ekonomis dibandingkan teknologi komersial yang saat ini masih terkendala biaya operasional tinggi,” ujar Pandu seperti dilansir laman resmi UGM, Selasa, 20 Januari 2026.

Menurut Pandu, biaya adsorben yang mahal selama ini menjadi hambatan utama penerapan teknologi CCT. Limbah botol plastik PET dipilih karena memiliki kandungan karbon tinggi sehingga ideal dijadikan prekursor karbon aktif berbiaya rendah.

Anggota tim, Samuel Khrisna Wira Waskita, menambahkan pemilihan limbah PET juga didorong oleh persoalan pengelolaan sampah plastik di Indonesia yang belum optimal. “Sekitar 48 persen sampah plastik masih dikelola melalui pembakaran yang justru meningkatkan emisi CO₂. Sementara


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0