KOSADATA - Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar mengerahkan petugas gabungan untuk melakukan kerja bakti di Kali Kampung Sumur, RT 002 RW 017 Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Di titik ini, saluruh penghubung (Phb) milik Dinas Sumber Daya Air (SDA) sudah lama tak tersentuh sehingga menjadi titik pembuangan akhir (TPA) ilegal. Alhasil, Saluran Phb sepanjang 250 meter itu tertutup sampah.
"Karena wilayah ini sering tergenang dan untuk mengurangi genangan dan antisipasi banjir, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur akan segera membuat waduk di RW 017 Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit," ujar M Anwar dalam akun Instagramnya, dikutip Senin (5/6/2023).
Menurutnya, Saluran Phb itu memiliki panjang 250 meter dan lebar 7 meter. Saluran ini merupakan Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum (Fasos-Fasum) milik Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Administrasi Jakarta Timur,.
"Saluran berukuran panjang 250 meter dan lebar 7 meter belum tersambung dengan saluran penghubung (phb) Tegal Amba. Itu terjadi lantaran masih terhalang dengan makam, akibatnya terdapat penumpukan sampah serta pendangkalan pada kali tersebut," katanya.
Menurutnya, Pemerintah Kota Jakarta Timur akan segera mengembalikan fungsi Saluran Phb itu dengan melakukan pengerukan saluran sedalam 2,5 meter. Bahkan, pihaknya akan membuat Saluran Phb ini menjadi waduk atau embung sehingga dapat menampung air sebagai pengendali genangan dengan menyodet phb Tegal Amba.
"Rencana kita akan buat embung (waduk) di sini, kita akan gali sedalam 2,5 meter, kita akan membuat embung. Bisa dimanfaatkan untuk pemancingan warga sementara ini, kemudian untuk penampungan air, karena memang daerah-daerah sekitar Tegal Amba sering terjadi genangan
Comments 0