Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menghadiri konferensi pers sekaligus peresmian MS Glow For Men Malang Half Marathon 2026 di Hotel St. Regis, Jakarta, Senin (9/3). Foto: ist.
KOSADATA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya menyatakan dukungannya terhadap ajang MS Glow For Men Malang Half Marathon 2026 yang memadukan antara olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Ia menilai, penyelanggaraan ajang berskala nasional tersebut akan menimbulkan dampak yang sangat besar untuk berbagai subsektor ekonomi kreatif yang berada di Malang.
“Event seperti ini memiliki multiplier effect yang besar bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya di Kota Malang dan Malang Raya. Kehadiran ribuan pelari dan wisatawan membuka peluang bagi berbagai subsektor ekonomi kreatif mulai dari kuliner, fesyen, musik, hingga konten digital untuk berkembang sekaligus memperluas pasar,” kata Riefky Harsya dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa, 10 Maret 2026 di Jakarta.
Riefky menuturkan, penyelenggara sangat tepat untuk memilih Malang sebagai tempat diselenggarakannya ajang Half Marathon ini, mengingat potensi besar sebagai kota kreatif yang mampu menghubungkan olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif dalam satu ekosistem.
Bahkan, terang Riefky, potensi tersebut semakin terlihat dengan ditetapkannya Kota Malang sebagai bagian dari UNESCO Creative Cities Network, yang berarti ekosistem kreativitas dan inovasi di daerah tersebut tumbuh begitu kuat.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengungkapkan bahwa perkembangan event lari di Indonesia telah menunjukkan potensi yang besar dalam menumbuhkan geliat sport tourism serta industri olahraga nasional.
Untuk itu, ia menekanan pentingnya kolaborasi haxahelix antara pemerintah, komunitas, pelaku usaha, akademisi, media, dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem tersebut.
“Sport tourism memiliki potensi ekonomi yang sangat besar secara global. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan sektor privat menjadi penting agar ekosistem olahraga dan pariwisata di Indonesia dapat
Comments 0