Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia Pagi Ini, Gunakanlah Masker Saat Di Luar

Widihastuti Ayu
Jul 22, 2025

Kualitas udara Jakarta masuk dua besar terburuk di dunia pagi ini. Foto: kosadata

KOSADATAKualitas udara Jakarta kembali memburuk. Selasa, 22 Juli pagi, Jakarta menempati peringkat kedua kota dengan udara terburuk di dunia versi pemantau kualitas udara global, IQAir

 

Indeks Kualitas Udara (AQI) Jakarta tercatat berada di angka 159 pada pukul 06.00 WIB, masuk kategori tidak sehat.

 

Melansir dari Antara, kategori ini menunjukkan udara dengan konsentrasi polutan PM2.5 sebesar 67 mikrogram per meter kubik—jauh di atas ambang aman yang direkomendasikan. 

 

Menurut IQAir, angka tersebut berisiko bagi kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, penderita penyakit pernapasan, bahkan juga berdampak pada hewan dan tanaman.

 

Pihak IQAir juga menyarankan masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan. Jika berada di luar ruangan gunakanlah masker, kemudian menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor.

 

Untuk diketahui, kategori AQI dibagi menjadi beberapa tingkat. Rentang 0–50 dianggap baik, 51–100 sedang, 101–150 tidak sehat bagi kelompok sensitif, 151–200 tidak sehat, 201–299 sangat tidak sehat, dan 300 ke atas tergolong berbahaya.

 

Pagi ini, Jakarta hanya kalah dari Kinshasa (Kongo-Kinshasa) yang mencatatkan AQI 191. Di bawah Jakarta ada Kampala (Uganda) dengan skor 156, Delhi (India) 153, dan Addis Ababa (Etiopia) 146.

 

Diketahui, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta meluncurkan platform perantau kualitas udara terintegrasi yang didukung 31 titik Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) tersebar di wilayah kota metropolitan tersebut.

 

Dari SPKU tersebut, kemudian data yang diperoleh ditampilkan melalui platform pemantau kualitas udara. Hal ini dibuat sebagai penyempurnaan dari yang sudah ada sebelumnya dan sesuai dengan standar yang berlaku secara nasional.

 

Laman ini juga menampilkan data dari 31 SPKU di Jakarta yang mengintegrasikan data dari SPKU milik


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0