UGM Soroti Dampak Larangan Ekspor, Penyelundupan Benih Lobster Mengganas

Ida Farida
Apr 25, 2025

Larangan ekspor benih lobster picu masifnya penyelundupan benih lobster. Foto: ist

pada 2020, angka penyelundupan justru menurun drastis. “Itu bukti bahwa pelonggaran disertai pengawasan ketat bisa lebih efektif ketimbang larangan mutlak,” kata Suadi.

 

Lebih jauh, penelitian ini juga menyoroti posisi nelayan yang kerap terjepit di antara hukum dan kebutuhan ekonomi. Dalam relasi patron-klien yang masih kuat di pesisir, nelayan sering hanya menjadi pemasok, sementara pengepul dan eksportir memainkan peran dominan, termasuk dalam jaringan penyelundupan.

 

“Ketimpangan posisi ini membuat nelayan sulit keluar dari lingkaran kemiskinan, padahal komoditas yang mereka hasilkan bernilai tinggi di pasar global,” ujar Suadi.

 

Untuk itu, tim UGM bersama mitra menyusun Policy Brief Pengelolaan Penangkapan Lobster dan Benih Bening Lobster. Dokumen itu merekomendasikan model pengelolaan berbasis sistem, yang mengintegrasikan aspek ekologi, sosial, serta tata kelola. Salah satu usulannya ialah pembentukan kelembagaan partisipatif dan penguatan kapasitas nelayan melalui pelatihan budidaya, nursery lokal, hingga program pembesaran benih ‘jarong’ berbasis komunitas.

 

“Tanpa kemitraan erat antar pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan nelayan, kebijakan hanya akan jadi formalitas di atas kertas,” pungkas Suadi.***


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0