PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil bukukan laba bersih sebesar Rp6,8 triliun. Foto: Jasa Marga
KOSADATA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meningkatkan kinerja positif pada 2023, salah satunya Jasa Marga berhasil membukukan Laba Bersih sebesar Rp6,8 triliun sepanjang Tahun 2023.
Laba bersih Jasa Marga itu sebesar Rp4,1 trilliun merupakan laba bersih merupakan dampak dari pemenuhan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 22 tentang Kombinasi Bisnis sehubungan konsolidasi kembali (buyback) unit penyertaan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) Mandiri Infrastruktur Ekuitas Transjawa (MIET) pada PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), dan PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) melalui akuisisi saham PT Lintas Marga Jawa (LMJ) oleh PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) pada Juli 2023.
"Selain RDPT MIET, pada Oktober 2022 lalu, Jasa Marga juga telah melakukan divestasi Jalan Layang MBZ yang dikelola oleh PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC). Kedua aksi korporasi tersebut mempengaruhi kinerja Perseroan secara year- over-year (YoY)," ujar Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana dalam keterangannya, Selasa (5/3/2024).
Sehingga, katanya, untuk core profit Perseroan sepanjang Tahun 2023 adalah sebesar Rp2,7 Triliun, atau meningkat 196,7% dari core profit tahun sebelumnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa tanpa memperhitungkan dua aksi korporasi dimaksud, Perseroan tetap dapat meningkatkan kinerja dan kesehatan finansial Perseroan dibandingkan dengan tahun lalu.
Dengan demikian, ungkapnya, pencapaian Pendapatan Usaha sebesar Rp15,6 triliun atau tumbuh 12,9%. Pendapatan ini merupakan kontribusi dari kinerja Pendapatan Tol sebesar Rp14,0 triliun yang meningkat 12,1% dari 2023, serta kontribusi kinerja Pendapatan Usaha Lain sebesar Rp1,6 triliun atau naik 20,9% dari tahun sebelumnya.
"Realisasi EBITDA Perseroan juga meningkat, yaitu mencapai Rp9,9 triliun,
Comments 0