BNPB Catat Beberapa Kejadian Bencana dalam 24 Jam Terakhir, Tanah Longsor dan Banjir di Jawa Barat

Restu Hanif
Apr 20, 2026

Foto: ist.

KOSADATA — Badan Nasional Penanggulangan bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana dalam periode pemantauan 19 April 2026 pukul 07.00 WIB hingga 20 April 2026 pukul 07.00 WIB, dengan beberapa peristiwa yang berdampak signifikan.

Salah satu kejadian yang menjadi perhatian adalah tanah longsor di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada Jumat lalu, sekitar pukul 20.59 WIB. Kejadian ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi cukup lama, sehingga menyebabkan tanah labil dan longsor di sejumlah titik.

Peristiwa ini berdampak pada tujuh kecamatan dan tujuh desa, yaitu Kecamatan Cijeruk (Desa Tanjungsari), Kecamatan Nanggung (Desa Curugbitung), Kecamatan Tenjolaya (Desa Tapos I), Kecamatan Cigudeg (Desa Cigudeg), Kecamatan Ciomas (Desa Laladon), Kecamatan Megamendung (Desa Sukakarya), serta Kecamatan Sukajaya (Desa Pasir Madang). Sebanyak 15 kepala keluarga atau 55 jiwa terdampak. Tidak ada korban jiwa dilaporkan.

Dari sisi kerugian materiil, tercatat dua unit rumah rusak ringan, satu unit rusak sedang, dan tiga unit terdampak. BPBD telah melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Bogor serta aparat setempat untuk penanganan sesuai prosedur, termasuk pendataan, asesmen, dan edukasi kewaspadaan bencana susulan.

Status kebencanaan di wilayah ini masih mengacu pada Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 360/Kep.626.BPBD/2025 tentang status siaga darurat bencana banjir, cuaca ekstrem, abrasi, dan tanah longsor yang berlaku hingga 30 April 2026.

Sementara itu, banjir juga melanda Kabupaten Bogor pada Minggu, 19 April 2026 sekitar pukul 18.00 WIB akibat hujan intensitas tinggi yang menyebabkan debit sungai meningkat. Peristiwa ini berdampak pada enam kecamatan dan tujuh desa, dengan 217 kepala keluarga atau 816 jiwa terdampak. Kerugian

Related Post

Post a Comment

Comments 0