Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf. Foto: ist.
Di lain pihak, Katib Syuriyah PBNU, Ahmad Tajul Mafakhir mengayakan bahwa pernyataan Gus Yahya atas bergabungnya Indonesia dalam Dewan Perdamaian bukanlah sikap resmi organisasi.
Gus Tajul menegaskan bahwa hingga saat ini PBNU belum membahas isu tersebut. Ia menekankan keputusan semacam itu semestinya diambil melalui musyawarah yang melibatkan jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah.
"Klaim sepihak seolah-olah ini adalah sikap PBNU, padahal belum pernah dirapatkan, berpotensi menimbulkan kebingungan di akar rumput," terangnya.***
Update terus berita terkini KOSADATA di Google News.
Comments 0