TJSL ASDP Indonesia Ferry terealisasi senilai Rp8,4 Miliar. Foto dok ASDP
Program ini diterapkan melalui Reverse Vending Machine (RVM) yang merupakan hasil kolaborasi dengan PlasticPay. Dalam program Save Our Ocean tersebut lebih dari 350 orang turut berpartisipasi aktif dalam pengumpulan sampah plastik ini berhasil mengumpulkan 44,746 pcs botol plastik dengan total berat 836 kg.
Melalui inisiatif ini, ASDP berhasil mereduksi emisi CO2 sekitar lebih dari 3 ton selama tahun 2023.
Kegiatan ini sejalan dengan fokus SDGs nomor 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), 13 (Penanganan Perubahan Iklim), 14 (Ekosistem Laut), dan 15 (Ekosistem Darat).
Tidak hanya terbatas pada inisiatif Program "Save Our Ocean" untuk mengurangi sampah plastik, namun ASDP juga telah menjalankan berbagai upaya konsisten sepanjang tahun 2023.
Pada Agustus tahun lalu, ASDP secara serentak menanam 4.050 bibit pohon di seluruh cabang, tentu tujuannya agar lingkungan sekitar operasional menjadi lebih bersih, mengurangi dampak pemanasan global, menyerap polusi udara, serta membantu mencapai target emisi nol pada tahun 2060 dan menjawab isu dekarbonisasi.
Selain itu, ASDP juga turut serta dalam penanaman 1.000 bibit mangrove setara dengan 58 ton CO2 atau setara dengan 8 tahun masa hidup, bersama Jejakin, menunjukkan kontribusi nyata untuk masa depan yang lebih hijau.
Ke depan, ASDP akan terus berkomitmen untuk menjalankan program TJSL secara berkelanjutan dan terukur, dengan fokus pada pilar Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan.
“Kami berharap program-program TJSL yang dijalankan oleh ASDP dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dan berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” tuturnya menandaskan.
Comments 0