Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar (kanan) dan Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (kiri) usai menjajaki kemungkinan koalisi di Pilkada Jakarta 2024. Foto: kosadata
“Entah surat tugas atau surat perintahnya, kita lihat nanti dari DPP. Hari ini maksudnya belum (ada keputusan) entah Babah Alun, atau kami yang bertiga (Ridwan Kamil, Erwin Aksa dan Zaki) ini belum menerima instruksi lebih lanjut, nanti kita tunggu saja,” jelasnya.
Sementara itu Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya juga masih menunggu putusan dari DPP Gerindra ihwal nama yang dicalonkan dalam bursa Bacagub/Bacawagub Jakarta. Namun sejauh ini sudah ada empat nama yang diajukan DPD Partai Gerindra kepada DPP, yakni dirinya sendiri, Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Budisatrio Djiwandono, dan Sekretaris DPD Partai Gerindra DKI Rani Maulani.
“Kalau di Golkar punya Bang Zaki, di Gerindra punya Mbak Rani yang juga bisa dicalonkan (Pilkada Jakarta), seluruhnya kami sampaikan ke DPP siapa pun nanti kami berdua bersama Gerindra dan Golkar sepakat ingin mempersiapkan tim kemenangan di Pilkada, sehingga siapa pun yang diputuskan oleh para pimpinan mesinnya sudah siap,” jelasnya.
Kata dia, empat nama yang diajukan itu sebetulnya mengikuti arahan dari DPP Partai Gerindra. Karena itulah pada 7 Mei 2024 lalu, pihaknya mengumumkan pada publik empat nama potensial kader Gerindra yang diajukan sebagai Bacagub/Bacawagub Jakarta.
“Tapi kami serahkan sepenuhnya kepada DPP siapa pun yang diputuskan nanti. Seperti halnya Golkar kepada Zaki, Ridwan Kamil, Erwin Aksa dan Baba Alun, jadi nanti sama seperti Gerindra, Golkar punya empat calon,” jelasnya. ***
Comments 0