Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya. Foto: ist
“Sektor ini bukan hanya memperkuat kelas menengah, tetapi juga membuka lapangan kerja yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta tren global. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan komunitas kreatif menjadi kunci agar produk Indonesia mampu bersaing di pasar dunia,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wamenperin Faisol Riza menyebut sektor manufaktur masih mendominasi ekspor nasional, dengan kontribusi lebih dari 70 persen. Namun dalam satu tahun terakhir, subsektor tekstil dan elektronik menunjukkan pertumbuhan paling pesat.
“Investasi di sektor tekstil justru meningkat signifikan karena banyak investor luar negeri melakukan relokasi ke Indonesia,” ujarnya.
Turut mendampingi Menteri Ekraf dalam kegiatan tersebut yakni Plt. Kepala Biro Komunikasi Kemenekraf Kiagoos Irvan Faisal, Direktur Fesyen Romi Astuti, Tenaga Ahli Menteri Bidang Media Rocklin Aprilius Anderson, serta Tenaga Ahli Bidang Isu Media dan Opini Publik Hasbil Mustaqim Lubis.***
Update terus berita terkini KOSADATA di Google News.
Comments 0