Miris, 40 Persen Pasar Tradisional Jakarta Kumuh dan Sepi Pengunjung

Widihastuti Ayu
Sep 14, 2025

Foto: ist

KOSADATA – Kondisi pasar tradisional di Ibu Kota kian memprihatinkan. Tim Penyelamat Pedagang Pasar Tradisional, Pusat Koperasi Pedagang Pasar (Puskoppas) DKI Jaya menyebut sekitar 40 persen dari 146 pasar yang masih aktif beroperasi di bawah pengelolaan Perumda Pasar Jaya dalam keadaan kumuh, becek, rawan banjir, hingga rawan kebakaran.

“Dari total 110.480 pedagang, sebanyak 42 persen sudah tidak lagi beroperasi. Puluhan ribu tempat usaha bahkan dibatalkan oleh Perumda Pasar Jaya,” ujar Umar Ali Hendri, perwakilan Puskoppas DKI Jaya, dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu, 14 September 2025.

Menurut Umar, menurunnya kondisi pasar tradisional diperparah oleh sepinya pengunjung sejak pandemi Covid-19. Tren belanja masyarakat yang bergeser ke platform daring membuat banyak pedagang merugi dan bangkrut. 

“Bahkan untuk sekadar membayar retribusi, parkir, hingga listrik, banyak pedagang sudah tak mampu lagi,” katanya.

Selain itu, ia menyoroti sejumlah pasar yang seharusnya direvitalisasi justru terbengkalai. Misalnya Pasar Senen Blok 6 yang delapan tahun mangkrak, Pasar Bendungan Hilir dan Pasar Blok A Fatmawati yang tujuh tahun tak kunjung rampung, serta Pasar Cempaka Putih yang empat tahun pascakebakaran masih belum dibangun kembali. 

“Bahkan ada TPS yang sempat terbakar sehingga ratusan pedagang kehilangan tempat usaha,” kata Umar.

Puskoppas juga mengkritik praktik penagihan biaya oleh Pasar Jaya yang dinilai intimidatif. Umar menyebut pedagang kerap mendapat peringatan, penyegelan kios, hingga ancaman pembatalan tempat usaha. 

“Ironisnya, Pasar Jaya melibatkan pengacara negara untuk menagih utang puluhan juta, membuat pedagang yang awam hukum semakin ketakutan,” ucapnya.

Ia mendesak Pemprov DKI dan Perumda Pasar Jaya segera mengambil langkah nyata memperbaiki kondisi pasar tradisional agar tidak semakin ditinggalkan masyarakat.***

Update terus berita


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0