Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto. Foto: ist.
KOSADATA — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) untuk ikut serta mendukung program Astacita Presiden Prabowo Subianto demi mewujudkan Indonesia Maju pada tahun 2045.
“Kita akan menjadi negara maju dalam waktu 20 tahun," kata Bima dalam keterangannya yang diterima pada Minggu, 23 November 2025di Jakarta.
Lebih lanjut, Bima menerangkan bahwa untuk mencapai hal tersebut, setidaknya ada dua syarat yang harus dihadapi terlebih dahulu oleh Indonesia.
Pertama, Indonesia harus keluar dari kubangan pendapatan menengah. Bima menerangkan, banyak negara yang mampu untuk keluar dari persoalan pendapatan rendah ke menengah, namun gagal untuk naik menuju kategori pendapatan tinggi.
"Kalau kita gagal keluar dari jebakan kelas menengah ini, maka kita akan berputar-putar di situ dalam waktu yang cukup lama," jelasnya.
Selain itu, Bima juga menegaskan bahwa Indonesia harus dapat benar-benar memanfaatkan bonus demografi. Kondisi saat ini yang di mana Indonesia memiliki jumlah penduduk dengan usia produktif yang lebih tinggi, harus benar-benar dioptimalkan agar bonus tersebut tidak menjadi beban demografi.
"Asta Cita bicara itu Bapak-Ibu sekalian, Asta Cita bicara tentang pendidikan, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, adalah menyiapkan anak-anak muda, menyiapkan sektor produktif tadi,” ujarnya.
Untuk itu, Bima mendorong agar mahasiswa yang tegabung dalam IARMI untuk bersinergi dengan pemerintah dlam mewujudkan cita-cita tersebut.
"IARMI punya peran yang signifikan dan strategis apalagi bersinergi dan fokus kepada dua bidang tadi,” ucapnya.***
Update terus berita terkini KOSADATA di Google News.
Comments 0