Ustadz Khalid Basalamah. Foto: ist
KOSADATA — Satu riwayat yang disampaikan Nabi Muhammad SAW kembali mengemuka dalam kajian Ustadz Khalid Basalamah. Riwayat itu menyebut adanya sekelompok besar manusia yang kelak masuk surga tanpa hisab dan tanpa azab.
“Diperlihatkan kepada Nabi SAW umat-umat pada hari kebangkitan. Ada Nabi Musa dengan pengikutnya, ada Nabi Isa dengan pengikutnya, ada nabi yang hanya ditemani segelintir pengikut, bahkan ada yang sama sekali tanpa pengikut,” tutur Khalid Basalamah dalam sebuah kajian yang diunggah di kanal YouTube resminya, dikutip Rabu, 3 September 2025.
Namun, di antara barisan itu, Nabi Muhammad SAW diperlihatkan satu rombongan paling besar.
“Itulah umatmu. Dari jumlah itu, ada 70 ribu orang yang masuk surga tanpa ditimbang amal, tanpa melalui azab,” ucap Khalid.
Menurutnya, kelompok istimewa itu memiliki ciri khusus. Pertama, mereka tidak meminta ruqyah tanpa sebab.
“Kalau ada masalah serius seperti sihir atau gangguan nyata, ruqyah memang dianjurkan selama tidak ada kesyirikan. Tapi menjadikannya ritual rutin tanpa alasan, itu tidak ada dalam syariat,” jelas dia.
Ciri kedua adalah tidak meyakini tatayur atau tahayul. Yakni, mengaitkan nasib dengan pertanda tertentu: hari, tanggal, hingga kebiasaan populer semisal telapak tangan gatal atau kedipan mata.
“Menggantungkan takdir pada benda atau hari sial adalah perbuatan yang harus dijauhi,” kata Khalid.
Syarat terakhir, mereka bertawakal sepenuhnya kepada Allah.
“Kebergantungan total, bukan pada simbol, bukan pada manusia, melainkan kepada Rabb mereka,” tambahnya.
Khalid menutup dengan doa agar umat Islam dapat termasuk dalam golongan 70 ribu itu. “Semoga kita semua diizinkan Allah masuk surga tanpa hisab, tanpa azab.”***
Update terus berita terbaru KOSADATA di Google News.
Comments 0