Bamsoet terima panitia Jakarta Super Enduro 2025. Foto: ist
KOSADATA — Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo mendukung penuh rencana penyelenggaraan Jakarta Super Enduro 2025 dan Jambore IMI 2025. Dua agenda besar otomotif ini diproyeksikan menjadi wadah adu keterampilan para rider sekaligus penggerak ekonomi kreatif berbasis komunitas di Jakarta.
Bambang Soesatyo atau yang akrab disapa Bamsoet menegaskan, Jakarta Super Enduro bukan sekadar ajang balap motor off-road biasa. Lebih dari itu, event ini diharapkan mampu membangun ekosistem baru yang menghubungkan dunia olahraga otomotif, pariwisata, UMKM, dan teknologi ramah lingkungan.
“Jakarta Super Enduro adalah panggung adu nyali dan keterampilan para rider menghadapi lintasan ekstrem. Di saat yang sama, event ini jadi ruang inklusif bagi industri otomotif, komunitas kreatif, dan pelaku UMKM,” ujar Bamsoet dalam keterangannya, Selasa, 15 Juli 2025.
Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Owner Jakarta Super Enduro Andi Tarigan, Penasehat Dodi Irawan, Amalia Chrisna Damayanti, dan Robert Batubara. Turut mendampingi Ketua Panitia Ardan, Sekretaris Dody, serta Bidang Sponsor Diah.
Bamsoet menuturkan, Jakarta Super Enduro 2025 akan digelar dalam tiga seri. Seri perdana dijadwalkan berlangsung di Jakarta Enduro Circuit pada 22-23 November 2025. Kompetisi ini dipandang sebagai momentum strategis pembinaan atlet balap motor nasional, sekaligus pintu menuju level kejuaraan internasional seperti FIM World Enduro Championship.
“Dengan lintasan berbatu, lumpur ekstrem, batang kayu besar, hingga obstacle buatan, Jakarta Super Enduro akan menghadirkan tantangan bagi pecinta adrenalin,” kata Ketua MPR RI ke-15 itu.
Dari sisi ekonomi, Bamsoet memperkirakan, event tersebut akan memberi dampak positif ke berbagai sektor. Selain balapan, panitia menyiapkan bazar UMKM, area sponsor, hiburan keluarga, hingga program edukasi anak.
Comments 0