Ingat! Kekuatan Sejati Orang Mukmin itu Tawakal

Ida Farida
Aug 28, 2025

Foto: ist

KOSADATAUstadz Khalid Basalamah menegaskan kekuatan sejati seorang mukmin terletak pada tawakal, bukan pada keberanian menantang musuh. 

Hal itu ia sampaikan dalam kajian tentang kisah Nabi Hud ‘alaihissalam yang menghadapi kaum ‘Ad, sebuah peradaban kuno yang dikenal kuat secara fisik dan militer.

“Bayangkan, kaum ‘Ad itu militernya tidak pernah kalah. Tapi Nabi Hud berkata: kumpulkan semua tipu daya kalian, lalu coba celakakan saya. Saya hanya bertawakal kepada Allah,” ujar Khalid dalam akun YouTubenya, dikutip Kamis, 28 Agustus 2025.

Menurut dia, pernyataan Nabi Hud bukanlah sikap menantang, melainkan puncak keyakinan setelah dakwah panjang tak dihiraukan kaumnya. 

Ketika kaum ‘Ad menolak dan bahkan menantang, Nabi Hud menyerahkan sepenuhnya urusannya kepada Allah.

Khalid mengutip Surah At-Talaq ayat 3: “Barangsiapa bertawakal kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya.” Ia juga merujuk penjelasan ulama klasik. 

Ibn Hajar dalam Fathul Bari mendefinisikan tawakal sebagai mempercayakan seluruh urusan kepada Allah, sementara Ibn Rajab menekankan hakikat tawakal sebagai penyerahan hati sepenuhnya kepada Allah untuk meraih maslahat dan menolak mudarat, baik di dunia maupun akhirat.

“Kalau ada orang ingin menyusahkan kita, tidak akan terjadi bila Allah tidak menghendaki. Sebaliknya, kalau ada yang ingin menolong, tapi Allah belum izinkan, kita tetap tertahan. Itulah makna tawakal,” jelas Khalid.

Ia menutup dengan mengutip Surah Ali Imran ayat 159. “Kalau kau sudah bertekad menjalankan satu perbuatan baik, maka lakukan. Lalu serahkan hasilnya kepada Allah.”***

Update terus berita KOSADATA di Google News.

Related Post

Post a Comment

Comments 0