Meutya Hafid Semprot ISP: Jangan Seenaknya Pasang Tarif Internet Tinggi!

Ida Farida
Oct 29, 2025

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid. Foto: dok Komdigi

KOSADATAMenteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid menegur para penyedia layanan internet (ISP) yang masih mematok tarif tinggi di sejumlah wilayah. 

Ia menegaskan, akses internet seharusnya dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat dengan harga yang wajar dan kualitas yang layak.

“Kami meminta ISP berupaya maksimal menghadirkan layanan internet yang murah untuk masyarakat,” ujar Meutya dalam keterangannya, Rabu, 29 Oktober 2025.

Hal ini dia sampaikan saat audiensi Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di Kantor Komdigi, Jakarta Pusat.

Meutya menyoroti masih adanya wilayah yang hanya dikuasai satu penyedia layanan sehingga harga internet melonjak tanpa kendali.

“Jangan sampai karena tidak ada pesaing di sana, lalu tarif dibuat semena-mena,” katanya dengan nada tegas.

Menurut Meutya, pemerintah memahami bahwa pembangunan infrastruktur konektivitas memerlukan investasi besar. Namun, ia menilai, biaya tinggi bukan alasan untuk membebani pelanggan.

“Biaya mahal itu relatif. Operator seharusnya bisa menekan ongkos dengan berbagai cara, termasuk melalui kerja sama dan infrastructure sharing,” ujarnya.

Menkomdigi juga menekankan pentingnya transparansi dalam penetapan tarif dan mutu layanan. Ia meminta penyedia jasa tak menutup-nutupi biaya atau menimpakan kerugian kepada pelanggan saat terjadi gangguan.

“Jangan sampai ketika jaringan down, pelanggan tetap dikenakan biaya penuh. Itu tidak adil,” tandasnya.

Ia berharap para ISP dapat menjadi mitra pemerintah dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkeadilan.

“Kita ingin semua masyarakat, dari Sabang sampai Merauke, bisa menikmati layanan internet dengan harga wajar dan mutu terjamin,” kata Meutya.

Langkah tersebut, menurutnya, menjadi fondasi penting untuk mempercepat transformasi digital nasional yang merata hingga pelosok negeri.***

Berita terkini lainnya bisa diikuti melalui Google News KOSADATA.

Related Post

Post a Comment

Comments 0