Rapat Koordinasi Teknis Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik untuk Kapal Khusus Angkutan Ternak pada 7-9 November 2024 di Bandung, Jawa Barat. Foto dok Kemenhub
Dalam Rakornis ini, pihaknya juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, operator, dan pihak terkait lainnya untuk meningkatkan layanan angkutan laut khusus ternak.
“Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan layanan Angkutan Ternak ini. Kami berharap dukungan dari semua pihak agar memberikan kemudahan di pelabuhan dan mendukung pelayanan yang tepat waktu," tambahnya.
Lebih lanjut Hartanto berharap, melalui rapat koordinasi ini, berbagai masukan dan solusi inovatif dapat dihasilkan untuk mengatasi kendala yang ada.
“Mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk berbagi ide, solusi, dan strategi yang akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas angkutan laut khusus ternak. Dengan komitmen bersama, kita dapat menciptakan sistem angkutan yang lebih optimal, yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” tutupnya.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai Kementerian, Pemerintah Daerah, serta para operator dan konsultan angkutan laut khusus ternak.
Dengan diadakannya Rapat Koordinasi Teknis ini, Kementerian Perhubungan berharap dapat terus mendukung program swasembada daging nasional dan mewujudkan konektivitas antar pulau yang lebih baik.
Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri, Capt. Hasan Sadili menyampaikan, rapat ini berfungsi sebagai forum diskusi untuk merumuskan kebijakan strategis dalam penetapan jaringan trayek kapal Angkutan Ternak untuk tahun anggaran 2025.
Kebijakan tersebut mencakup upaya peningkatan aksesibilitas antar pulau untuk memperlancar distribusi ternak dari daerah produsen ke daerah konsumen, dalam rangka
Comments 0