AHY menghadiri Wisuda dan Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Ari Ginanjar (UAG) dan ESQ Business School. Foto: ist
Lebih lanjut, ia menekankan pembangunan bangsa tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan manusia sebagai inti.
“Pembangunan jembatan, bendungan, dan infrastruktur lainnya pada akhirnya adalah jembatan untuk pembangunan manusia. People first development. Masyarakat di seluruh penjuru tanah air harus mendapat perhatian yang sama,” kata AHY.
Di hadapan civitas akademika, AHY juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan ruang dialog di tengah dinamika demokrasi. Menurutnya, harmoni bangsa menjadi syarat mutlak menuju Indonesia 2045.
“Indonesia 2045 hanya tinggal 20 tahun lagi. Mari kita songsong dengan optimisme. Bangun SDM unggul, kokohkan persatuan, dan hadirkan kepemimpinan yang berlandaskan IQ, EQ, dan SQ. Inilah kunci untuk mewujudkan Indonesia Emas,” pungkasnya.
Dalam acara tersebut, AHY turut didampingi Staf Khusus Menteri Agust Jovan Latuconsina dan Arif Rahman, serta Tenaga Ahli Ahmad Khoirul Umam.***
Update terus beruta terbaru KOSADATA di Google News.
Comments 0