Banjir Landa Tiga Kecamatan di Boalemo, Ratusan Rumah Warga Terendam

Ida Farida
Apr 13, 2025

Salah satu rumah yang terdampak banjir di Kabupaten Boalemo. Foto: BNPB

KOSADATA — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, pada Jumat (11/4) sore, memicu banjir yang merendam ratusan rumah warga di tiga kecamatan. Sedikitnya 572 rumah terdampak, dengan 557 kepala keluarga atau 1.266 jiwa ikut merasakan dampaknya.

 

Derasnya hujan yang mulai turun sejak pukul 16.00 WITA membuat debit air sungai meningkat drastis. Tak mampu menahan volume air, sungai pun meluap dan menggenangi pemukiman warga di Kecamatan Wonosari, Paguyaman, dan Dulupi.

 

"Air datang tiba-tiba. Kami hanya sempat menyelamatkan barang-barang penting dan langsung mengungsi," ujar salah satu warga yang rumahnya terendam di Kecamatan Paguyaman.

 

Menurut Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, banjir kali ini turut merusak sejumlah fasilitas publik. 

 

“Kaji cepat sementara mencatat, banjir berdampak pada empat fasilitas ibadah, satu fasilitas kesehatan, tiga fasilitas pendidikan, serta dua fasilitas umum. Selain itu, terdapat satu jembatan yang putus akibat derasnya arus air,” ujar Abdul dalam keterangan tertulis, Ahad, 12 April 2025.

 

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boalemo bersama instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat. Proses evakuasi dan distribusi bantuan dilakukan sejak malam hari setelah banjir merendam pemukiman.

 

“Upaya percepatan penanganan terus dilakukan, termasuk koordinasi lintas instansi agar respons cepat dan terkoordinasi bisa dijalankan secara optimal,” tambah Abdul.

 

Pantauan terakhir di lapangan menunjukkan bahwa banjir telah surut pada Sabtu (12/4). Warga mulai bergotong royong membersihkan lumpur yang masuk ke rumah-rumah mereka, serta memperbaiki fasilitas umum yang rusak.

 

Meski air telah surut, BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada. Prakiraan cuaca dari


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0